Media Kalimaro -
Bimbingan Masuk Kerja (Part 2)Langsung saja Sahabat dan Saudara-saudaraku yang Saya cintai, melanjutkan Post Kemarin tentang
Bimbingan Masuk Kerja (Part 1) yang baru saya ulas sedikit, dan materi yang kemarin saya sampaikan baru sampai pada Langkah dan Tahapan Melamar Pekerjaan.
Oke, Kali ini saya akan melanjutkan tentang Tahapan Seleksi Kerja yang biasanya di lakukan oleh Perusahaan Swasta ataupun Instansi Pemerintah. Secara garis besar kemarin sudah saya sampaikan ada 3 sampai 4 tahapan yang harus di lalui sebagai proses Seleksi Karyawan Baru.
Saya akan kupas satu-persatu tentang Tahapan Seleksi Melamar Kerja :
1. Seleksi AdministratifDisini ada banyak hal yang perlu benar-benar di perhatikan agar kita bisa lolos ketahapan ini.
a). Perhatikan pada
persyaratan yang di ajukan dalam sebuah
Informasi Lowongan kerja, usahakan dalam lampiran atau persyaratan yang di minta berikut jumblah yang sudah ditentukan oleh Perusahaan Harus di penuhi. syatu misal
Fotocopi KTP 3 lembar di legalisir. nah.. untuk ketentuan tersebut anda harus usahakan untuk melampirkan sesuai yang di minta.
b). Surat Lamaran Pekerjaan.
Usahakan juga dalam membuat surat lamaran pekerjaan di tulis semenarik mungkin baik dari segi tata bahasa ataupun kerapiannya, dan tonjolkan apa keahlian anda, karena bisa sebagai bahan pertimbangan dalam proses seleksi administratif. Tentang bagaimana Surat Lamaran Kerja yang menarik dan Komonikatif kita bahas lain kali saja.
c). Pas Foto.
Ternyata hanya sebuah foto bisa menentukan anda terpilih atau tidak.
Usahakan dalam melampirkan adalah Foto yang menarik dan Resmi dan sesuai ukuran yang diminta, Usahakan dalam foto tersenyum karena dengan tampilan demikian secara psikologis anda terlihat ramah.
2. Seleksi Test Kemampuan Akademik.Ini biasanya dilakukan pada perusahaan atau instansi pemerintah saja. sedangkan di perusahaan swasta jarang sekali di berlakukan. intinya harus Belajar giat,
3. Seleksi Psikotes / Phiscology TestDewasa ini, hampir semua perusahaan menggunakan Phsicology Test/Tes
Psikologi atau psikotes/psikotest sebagai bagian dalam tahapan
penerimaan calon pegawai. Keunikan dari tes ini adalah pada
“ketidakpastiannya”. Mengapa? Karena faktor ini dapat memutarbalikan
perhitungan logis potensi seseorang.
berikut beberapa contohnya:
1. Tes Logika Aritmatika
Tes ini terdiri atas deret angka. Yang diukur dalam tes ini adalah
kemampuan analisa anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu
(dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan hal-hal lain
berdasarkan pola tersebut.
Tipsnya adalah:
a. jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan
matematika saja yaitu jangan terpaku pada 3 -4 angka terdepan dalam
deret namun adakalanya anda melihat deret secara keseluruhan karena pola
bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan
loncat.
b. Ingat keterbatasan waktu.
c. Anda bisa melatih kemampuan anda ini dari buku-buku tes UMPTN/SPMB untuk materi deret hitung/deret ukur
2.Tes Logika Penalaran
Tes ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Yang ingin
diukur dalam tes ini adalah kemapuan anda dalam memahami pola- pola /
kecenderungan tertentu (dalam wujud gambar) untuk kemudian melakukan
prediksi berdasarkan pola anda tersebut:
Tipsnya adalah:
Konsentrasi, hati-hati dan teliti. Karena bentuk- bentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama
3. Analog Verbal Test
Tes ini terdiri atas 40 soal yang berisi sinonim / antonim / analog suatu kata.
Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan logika anda terhadap sebuah
kondisi, untuk melihat sejauh mana anda memahami sebab-akibat suatu
permasalahan.
Tipsnya adalah:
Apabila anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, anda bisa membypass-nya dengan menghafal soal dan jawaban.
4. Kraeplien/Pauli
Tes ini terdiri atas gugusan angka-angka yang tersusun secara membujur (atas-bawah) dalam bentuk lajur-lajur.
menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap
kolom dan menuliskan disampingnya. Yang diukur dalam tes ini adalah
konsistensi, ketahanan, sikap terhadap tekanan, kemampuan daya
penyesuaian diri, ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu
pekerjaan.
Tipsnya adalah:
a. Jangan sekalipun menggunakan pensil mekanis dalam tes ini melainkan
pensil biasa atau pulpen saja, karena tes ini sangat terikat dengan
waktu. Pensil mekanis membutuhkan di-reload ketika ujung granitnya
habis, mekanisme ini membutuhkan waktu sekitar 0.5-1 detik. Apabila anda
melakukan reload dalam 10 lajur berarti anda telah kehilangan waktu
5-10 detik.
b. Usahakan jumlah angka yang dijumlahkan di masing-masing kolom stabil.
Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan anda memaksakan diri di awal
tes namun tergopoh-gopoh di pertengahan dan akhir tes. Kendalikan diri
anda untuk menghemat tenaga.
c. Jangan sekalipun melakukan cheating terhadap waktu maupun hasil penjumlahan.
d. Hal yang paling penting dari keseluruhan tes kraeplein adalah
konsentrasi. Terkadang anda akan merasa blank padapertengahan tes, namun
anda harus bisa bangkit & fokus lagi pada tes.
5. Wartegg Test
Tes ini terdiri atas 8 kotak yang berisi bentukan-bentukan tertentu
seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling
memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun melengkung dan
garis melengkung.
Anda akan diminta menggambar kemudian menuliskan urutan gambar yang
telah anda buat, lalu menuliskan nomor gambar mana paling disukai, tidak
disukai, sulit dan mudah menurut anda.
Yang diukur dalam tes ini adalah emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek.
Tipsnya adalah:
1) Urutan menggambar sebaiknya anda buat kombinasi antara sesuai nomor
dan acak. Misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Karena apabila anda
menggambar berdasarkan urutan 1,2,3,4,5,6,7,8 anda dipandang HRD sebagai
orang yang kaku / konservatif sedangkan apabila anda menggambar secara
acak misalnya 5,7,6,8,3,2,4,1 anda akan dipandang HRD sebagai orang yang
terlalu kreatif, inovatif dan cenderung suka akan ‘breaking the low‘.
2) Kalau anda bergender lelaki jangan mulai dengan nomor 5, karena
beberapa anggapan menyebutkan hal ini berpengaruh terhadap orientasi
seks anda. Berikut ini adalah salah satu contoh pengerjaan yang pernah
digunakan penulis untuk melewati tahap psikotes ini:
6. Draw A Man Test (DAM)
Tes ini mengharuskan anda untuk menggambar sesorang, untuk kemudian anda
deskripsikan usia, jenis kelamin dan aktifitas orang tersebut. Tes ini
dipergunakan untuk mengatahui tanggung jawab, kepercayaan diri,
kestabilan dan ketahanan kerja.
Tipsnya adalah:
a. Gambarlah orang tersebut secara utuh mulai dari ujung kepala sampai
ke ujung kaki, termasuk detil muka seperti mata, hidung, mulut dan
telinga.
b. Gambarlah orang tersebut dalam keadaan sedang melakukan aktifitas,
misalnya pak tani sedang membawa cangkul, eksekutif muda sedang
menenteng koper dsb.
7. Army Alpha Intelegence Test
Tes ini terdiri atas 12 soal yang berisi kombinasi deretan angka dan
deretan bentuk. Soal satu soal kadang terkait dengan soal sebelumya.
Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan daya tangkap Anda dalam
menerima dan melaksanakan instruksi dengan cepat dan tepat.
Tipsnya adalah:
Konsentrasilah kepada apa yang dikatakan narator, karena narator tidak
akan mengulang instruksi tersebut dan waktu yang diberikan sangat
terbatas. Sabar, jangan terburu menjawab, sebelum narator selesai
memberikan instruksi.
Contoh:
Narator akan mediktekan soal sebagai berikut :
“Coretlah angka ganjil dalam kotak dan coretlah angka genap yang
berhuruf dalam lingkaran, kerjakan!” dan pada lembar jawaban akan
diberikan gambar seperti disamping.
8. Menggambar Pohon
Tes ini terdiri atas tugas untuk menggambar pohon dengan kriteria :
berkambium (dicotyl), bercabang dan berbuah. Sehingga tidak
diperbolehkan kepada anda menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak
belukar ataupun jenis tanaman monocotyl lainnya.
Tipsnya adalah:
a. Pada setiap tes menggambar pohon yang pernah dilalui, penulis selalu
menggambar pohon nangka. Karena pohon tersebut mewakili jenis tanaman
dicotyl / berkambium.
b. Walaupun anda tidak begitu pandai dalam hal menggambar, usahakan
menggambar secara detil dan rinci setiap komponen dari pohon tersebut
seperti tangkai, bentuk daun, kerapatan daun, buah, akar bahkan alur
pohon.
c. Untuk hasil yang lebih maksimal, fotolah pohon tersebut, pelajari
karakter jenis pohonnya, kemudian latihlah kemampuan menggambar anda
dengan mengacu pada foto tersebut.
9. Edwards Personal Preference Schedule (EPPS)
Tes ini terdiri atas pilihan-pilhan jawaban yang paling mencerminkan
diri anda. Tes ini dipergunakan untuk mengetahui seberapa besar
motivasi, kebutuhan dan motif seseorang.
Tipsnya adalah:
a.Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur sesuai dengan kondisi anda,
setidaknya yang paling mendekati, karena pertanyaan akan berulang di
nomor-nomor berikutnya, sehingga apabila jawaban anda tidak sinkron, hal
ini akan merugikan Anda. Kejujuran anda terkait dengan cerminan
kesesuaian diri anda terhadap lowongan pekerjaan yang anda lamar.
b. Secara keseluruhan, tes EPPS ini memang paling sulit untuk
di-adjustment (diakali), namun setidaknya ada beberapa pertanyaan yang
bisa di-adjustment untuk disesuaikan dengan lowongan pekerjaan yang anda
pilihan. Misalnya ketika anda melamar menjadi pegawai Bank, pilihlah
jawaban-jawaban yang mencerminkan kejujuran, keteraturan, kedisiplinan
dan mampu bekerja dalam teamwork.
c. Karena sulitnya proses adjusment tehadap tes ini, jalan paling
praktis yang dapat ditempuh adalah memperbaiki diri (self improvement)
anda dalam segala hal, setup diri anda menjadi seakan-akan seseorang
profesional dalam setiap tingkah laku keseharian anda seperti: jujur,
tepat janji, tanggung jawab dan disiplin. Karena cerminan pola pikir dan
tingkah laku positif diri anda, akan tertuang tanpa anda sadari dalam
hasil tes.
4. Seleksi Wawancara.Dalam tahapan ini banyak trik dan penjelasan yang harus saya sampaikan, berhubung waktu dan tadi sudah terlalu panjang saya menjelaskan untuk materi
Seleksi Wawancara kita bahas besok lagi.
Demikian dulu dari saya semoga Bisa bermanfaat bagi saudara-saudara semua. Terus berusaha dan jangan lupa untuk selalu ber Do'a, Karena hanya kepadaNYA kita meminta.
Salam Sukses. (Hans)